Minggu, 04 Maret 2012

Analisis Usaha Nasi Goreng Pak Slamet

Penulisan ini disusun untuk memenuhi tugas individu

UniversitasSebelasMaretUNS_1216563268.jpgMata kuliah Akuntansi Biaya 1

Dosen Pengampu :

Dr. Susilaningsih, M.Bus

Disusun oleh :

Pebrian Rully Azhari K 7 4 1 0 1 4 0

BKK PENDIDIKAN AKUNTANSI

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA

2012

Analisis Usaha Nasi Goreng Pak Slamet

I. Investasi

1. Gerobak Rp. 2.000.000.

2. Kompor, Tabung gas Elpiji, Wajan Rp. 1.500.000.

3. Meja dan Kursi Rp. 700.000.

4. Peralatan Makanan Rp. 300.000.

5. Peralatan Lain-lain Rp. 100.000.

Rp. 4.600.000.

Asumsi

Masa pakai gerobak 5 tahun

Masa pakai kompor, tabung gas elpiji dan wajan 3 tahun

Masa pakai meja dan kursi 5 tahun

Masa pakai peralatan makanan 3 tahun

Masa pakai peralatan lain-lain 3 tahun

II. Biaya

1. Biaya Overhead Pabrik

- Biaya Penyusutan Gerobak 1/60 x 2.000.000 Rp. 33.333.

- Biaya Penyusutan Kompor, 1/36 x 1.500.000 Rp. 41.667.

tabung gas elpiji, wajan

- Biaya Penyusutan meja dan kursi 1/60 x 700.000 Rp. 8.333.

- Biaya penyusutan peralatan lain-lain 1/36 x 100.000 Rp. 2.777.

Rp. 97.777.

Perkiraan Pendapatan Bulanan

Rp. 7.000 x 40 x 30 hari Rp. 8.400.000.

Biaya Produksi

- Biaya Bahan Baku :

- Beras 50.000 x 30 hari Rp. 1.500.000.

- Daging 50.000 x 30 hari Rp. 1.500.000.

- Minyak 15.000 x 30 hari Rp. 450.000.

- Telur 15.000 x 30 hari Rp. 450.000.

- Biaya Bahan Penunjang

- Air minum, es batu, bumbu, Gas Elpiji, dll Rp. 700.000.

- Upah Karyawan 1@ x 500.000 Rp. 500.000.

Rp. 5.100.000.

Laba Kotor 1 Bulan (8.400.000 – 5.100.000) Rp.3.300.000.

- Biaya Penyusutan peralatan dan perlengkapan Rp. 97.777.

- Biaya Transportasi Rp. 300.000.

Rp. 397.000.

Laba (Rp. 3.300.000 – Rp. 397.000) Rp. 2.903.000.

Kamis, 09 Februari 2012

Festival Rock 7


Festival Rock 7 adalah Album kompilasi Festival Rock se Indonesia yang diproduseri oleh Log Zhelebour.


  1. "EMOSI" (Andromedha) oleh : Andromedha
  2. "TENGARA" (Casanova, Ananto Wibowo) oleh : Casanova
  3. "SALAM 3 JARI" (Pratama Rock Band) oleh : Pratama Rock Band
  4. "TAKSAKA SETA" (Agung Witjaksono) oleh : Pythagoras
  5. "MANUSIA" (Dzakirov, Rams, ARB) oleh : Aceh Rock Band
  6. "SYAIR KEBEBASAN" (Scandal Rock Band) oleh : Scandal Rock Band
  7. "DUNIA" (Sahara) oleh : Sahara
  8. "BENTENG-BENTENG RAKSASA" (Ajie Jatinova, Dioz) oleh : Metal Force
  9. "NYI RORO KIDUL" (CB Band) oleh : CB Band
  10. "NO MORE" (Lost Angels) oleh : Lost Angels

Sinetron Anak Kaki Gunung: Orang Jujur Tidak Mungkin Jadi PNS (??…)


Sinetron anak kaki gunung memang lain dari pada yang lain. Betul-betul menggambarkan kondisi masyarakat sebagaimana adanya. Dalam sinetron ini menceritakan masyarakat desa yang jauh dari hiruk pikuk dunia luar. Masyarakat/anak-anak yang masih sangat polos, jujur dan penuh rasa persaudaraan.

Sinetron ini juga berisi kritikan sosial terhadap sistem yang ada di negeri ini. Seperti tema sinetron yang kemarin. Menceritakan tentang Pak Taufik guru SD Teladan di desa kaki gunung tersebut yang sudah puluhan tahun mengabdi, hanyalah seorang guru honorer. Sudah belasan kali ikut ujian PNS, tapi tak pernah lulus.

Dalam sinetron tersebut digambarkan bahwa pak Taufik adalah orang yang sangat jujur. Untuk menjadi guru PNS, dia tidak mau sama sekali main curang dengan “orang dalam”. Alhasil dia tidak pernah lulus, dan dalam sinetron itu disimpulkan orang jujur tidak mungkin jadi PNS.

Miris sekali. Apalagi cerita itu menggambarkan situasi di kampung saya sendiri, Sumatera Barat. Memang hal seperti itu banyak terjadi. Tapi perlu diingat, tidak semua seperti itu.

Begitu selesai nonton, saya terima sms dari seorang kawan lama, kawan sejak kecil karena rumah kami berdekatan. Isi sms nya mengatakan kalau dia merasa sedih, karena anaknya menuduh dia bisa lulus jadi guru PNS dengan cara yang tidak jujur.

Saya bisa bayangkan betapa sedihnya dia mendengar tuduhan seperti itu. Dia orang yang sangat jujur. Berasal dari keluarga yang hidupnya pas-pasan. Tidak mungkin dia melakukan hal seperti yang dituduhkan anaknya tersebut.

Cerita di sinetron itu memang menggambarkan kondisi dalam masyarakat kita, tapi tidak 100 % benar. Masih banyak PNS yang lulus karena memang pantas untuk diluluskan. Bukan lulus karena uang.
Sinetron Anak Gunung bagus, tapi jangan sampai membuat anak-anak jadi pesimis dan tidak giat meraih prestasi, karena beranggapan kalau nanti memasuki dunia kerja uanglah yang bicara, bukan prestasi.


Bismillahirrahmanirrahiim

Muliakan Kedua Orang Tuamu